SeputarDesa.Com, BANGKALAN – Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan dari Fraksi Partai Perindo, Muhammad Mosleh, melaksanakan kunjungan kerja ke Bazar Takjil Kecamatan Galis pada Minggu (8/3/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memantau langsung kondisi di lapangan sekaligus menyerap aspirasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama bulan suci Ramadan.
Dalam tinjauannya, Muhammad Mosleh berdialog dengan para pedagang mengenai berbagai kendala operasional. Sejumlah persoalan krusial yang mencuat di antaranya adalah hambatan perizinan, minimnya fasilitas penunjang di lokasi pasar, hingga fluktuasi harga bahan baku yang memberatkan modal usaha.
“Kecamatan Galis memiliki potensi kuliner yang sangat besar, terutama pada bulan suci ini. Bazar takjil bukan sekadar tempat jual-beli, melainkan penggerak ekonomi lokal yang strategis,” ujar Mosleh di sela-sela kunjungannya.
Para pedagang pun menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Bangkalan memberikan perhatian lebih, khususnya dalam aspek promosi. Mereka berharap Bazar Takjil Galis dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata kuliner Ramadan unggulan guna menarik pengunjung dari luar wilayah.
Merespons aspirasi tersebut, Mosleh menyatakan komitmennya untuk mengawal isu ini ke tingkat legislatif. Ia berjanji akan menyampaikan temuan lapangan tersebut dalam sidang-sidang di DPRD Kabupaten Bangkalan untuk merumuskan solusi konkret bersama instansi terkait.
“Seluruh masukan pedagang, mulai dari kendala fasilitas hingga harapan promosi, akan saya bawa untuk diperjuangkan. Kami ingin ada dukungan nyata dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM di sini,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas warga, Mosleh juga membeli sejumlah takjil untuk dibagikan kepada masyarakat yang sedang menunggu waktu berbuka puasa.
Sementara itu, pihak panitia penyelenggara mengapresiasi kehadiran wakil rakyat tersebut. Mereka berharap kunjungan ini menjadi langkah awal perbaikan tata kelola bazar agar lebih terorganisasi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Bangkalan secara lebih luas.







