Seputardesa.com, BANGKALAN — UPTD SDN Baipajung 3 Kecamatan Tanah Merah menggelar kegiatan Perkemahan Satu Hari (PERSARI) tingkat Siaga dan Perkemahan Jumat–Sabtu (PERJUSA) tingkat Penggalang pada Jumat–Sabtu, 22–23 Mei 2026.
Kegiatan kepramukaan tersebut diikuti total 138 siswa dengan berbagai rangkaian aktivitas edukatif dan pembentukan karakter.
Adapun kegiatan PERSARI diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 3, sedangkan PERJUSA diikuti siswa kelas 4 sampai kelas 6. Beragam kegiatan diselenggarakan selama perkemahan, mulai dari lomba yel-yel, pembuatan maket tenda, penjelajahan hingga pentas seni yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.
Kepala sekolah UPTD SDN Baipajung 3, Syamsiyah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter bagi peserta didik.
“Tujuan PERSARI tingkat Siaga lebih menitikberatkan pada pengenalan alam terbuka secara menyenangkan atau fun learning. Kegiatan ini diarahkan untuk menumbuhkan kemandirian awal, membina kerja sama tim, dan menstimulasi karakter positif pada murid,” ujar Syamsiyah.
Ia menambahkan, kegiatan PERSARI juga diharapkan dapat meninggalkan pengalaman positif bagi anak-anak agar mereka semakin tertarik mengikuti kegiatan Pramuka.
“Kami berharap murid memiliki memori positif terhadap Pramuka sehingga termotivasi untuk terus aktif, rasa percaya diri dan keberanian mereka meningkat, serta terbentuk disiplin sederhana dalam mengikuti jadwal kegiatan,” katanya.

Sementara untuk kegiatan PERJUSA tingkat Penggalang, fokus pembelajaran diarahkan pada penerapan teknik kepramukaan serta penguatan karakter peserta didik.
“PERJUSA bertujuan melatih penerapan upacara dan teknik kepramukaan, membentuk kemandirian dan resiliensi, melatih kepemimpinan, serta memperkuat nilai-nilai Dasa Darma Pramuka,” jelasnya.
Syamsiyah juga menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut mampu membentuk karakter dan kemampuan sosial peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin lahir jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab yang lebih matang, terbentuk solidaritas antarsiswa, serta tumbuh kepedulian terhadap lingkungan dan kemampuan menyelesaikan masalah secara mandiri,” tuturnya.
Berdasarkan data panitia, peserta PERSARI terdiri dari kelas 1 sebanyak 28 siswa, kelas 2 sebanyak 13 siswa, dan kelas 3 sebanyak 27 siswa.
Sementara peserta PERJUSA berasal dari kelas 4 sebanyak 23 siswa, kelas 5 sebanyak 26 siswa, dan kelas 6 sebanyak 21 siswa. Dengan jumlah keseluruhan 138 siswa, kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Pihak sekolah berharap kegiatan kepramukaan dapat terus menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan kemandirian siswa sejak usia dini.













