Wujudkan Graduasi Sejahtera, Pendamping PKH Kokop Gelar P2K2 bagi Warga Mano’an

SeputarDesa.Com, Bangkalan, — Upaya penguatan pendampingan terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) terus dilakukan oleh jajaran pendamping sosial di Kecamatan Kokop.

Ketua Tim Kecamatan PKH Kokop bersama pendamping PKH hadir lebih awal dan bergerak lebih cepat dalam menjalankan tugas pendampingan kepada masyarakat, khususnya KPM PKH di Desa Mano’an, Kecamatan Kokop.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Mano’an pada Rabu, (21/05/2026).

P2K2 sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan di masing-masing desa dampingan wilayah Kecamatan Kokop sebagai bagian dari penguatan kapasitas keluarga penerima manfaat.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan antusias tinggi. Sejak awal acara, para KPM PKH tampak hadir memenuhi lokasi kegiatan untuk mengikuti materi yang disampaikan oleh pendamping.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan penguatan bagi keluarga penerima bantuan agar semakin mandiri dan memiliki kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Pendamping PKH Desa Mano’an, Abdulah, menyampaikan komitmennya dalam menjalankan tugas pendampingan secara maksimal. Ia menegaskan bahwa pendamping sosial memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan.

“Kami siap menjadi pilar sosial yang SIP, yaitu Santun, Integritas, dan Profesional dalam mengawal program pemerintah agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan tepat jumlah,” ujar Abdulah.

Ia menambahkan bahwa kehadiran pendamping sosial bukan sekadar menjalankan administrasi program, namun juga menjadi sahabat dan penguat bagi keluarga penerima manfaat agar mampu berkembang menuju kehidupan yang lebih baik.

“Pendampingan tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata, tetapi bagaimana kami hadir mendengar, mengarahkan, serta membantu KPM membangun pola pikir yang lebih mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kecamatan PKH Kokop, Ach. Sehid, menjelaskan bahwa kegiatan P2K2 memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga dan membangun kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera. Karena itu, penguatan kapasitas keluarga menjadi langkah strategis yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga atau P2K2 hadir sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam mewujudkan kesejahteraan sosial,” kata Ach. Sehid.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama P2K2 adalah membantu KPM PKH agar lebih mandiri, sejahtera, serta memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Melalui P2K2, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga, mendorong perubahan perilaku positif, memperkuat pengasuhan anak, meningkatkan kesadaran pendidikan dan kesehatan, serta membantu keluarga mengelola keuangan secara lebih baik,” jelasnya.

“Harapan kami, KPM tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi dapat tumbuh menjadi keluarga yang mandiri, produktif, dan pada akhirnya mampu graduasi sejahtera dari program bantuan sosial,” pungkasnya.

Apresiasi terhadap peran aktif pendamping PKH juga datang dari Aruf Kenzo, selaku putra asli Desa Mano’an. Menurutnya, kehadiran pendamping PKH selama ini memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendampingi keluarga penerima manfaat agar lebih memahami pentingnya pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kualitas hidup keluarga.

“Saya mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para pendamping PKH yang terus hadir di tengah masyarakat. Mereka bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi penggerak sosial yang membantu masyarakat agar semakin maju dan mandiri,” ujar Aruf Kenzo.

Ia menilai kolaborasi antara pendamping PKH, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan langkah positif yang perlu dipertahankan demi keberhasilan program sosial pemerintah.

“Semangat hadir lebih awal dan bergerak lebih cepat seperti yang dilakukan tim PKH Kecamatan Kokop menjadi contoh baik. Pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat karena manfaatnya dirasakan langsung,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *