SeputarDesa.Com, BANGKALAN – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), SMA Negeri 1 Tanjungbumi menggelar aksi donor darah pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ladang amal, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh bagi masyarakat setempat.
Kepala SMAN 1 Tanjungbumi, Abdul Wahed, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Dari target awal hanya 30 orang, tercatat sebanyak 56 pendaftar yang ingin berpartisipasi. Setelah melalui proses skrining medis yang ketat, sebanyak 53 peserta dinyatakan memenuhi syarat kesehatan untuk diambil darahnya.
“Alhamdulillah, terkumpul puluhan kantong darah. Peserta terdiri dari guru, murid, serta para Kepala Sekolah SD dan SMP di wilayah Tanjungbumi,” ujar Pak Wahed Sapaan Akrabnya.
Edukasi Manfaat Medis dari Kepala Sekolah
Dilihat dari sisi kesehatan, Abdul Wahed menekankan bahwa donor darah memiliki dampak positif yang luar biasa bagi tubuh pendonor. Dalam keterangannya, ia merinci beberapa manfaat medis yang didapatkan peserta:
“Melalui kegiatan ini, peserta secara otomatis melakukan deteksi dini kesehatan. Sebelum diambil darahnya, mereka dicek tekanan darah dan kadar hemoglobinnya. Selain itu, donor darah rutin sangat baik untuk menurunkan risiko penyakit jantung karena membantu menjaga kekentalan darah,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa donor darah merangsang tubuh untuk memproduksi sel-sel darah merah yang baru. “Ini adalah cara kita mengetahui sirkulasi darah kita baik atau tidak. Begitu darah didonorkan, tubuh akan meregenerasi sel baru yang lebih sehat, sehingga metabolisme kita tetap terjaga,” tambahnya.
Meskipun sukses melampaui target, Abdul Wahed tidak menampik adanya kendala psikologis di masyarakat. Masih ditemukan warga di lingkungan sekolah yang merasa takut terhadap jarum suntik atau khawatir tubuh akan lemas setelah mendonorkan darah.
Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi intensif terkait manfaat kesehatan ini. Hal tersebut sejalan dengan tema kegiatan: “Bersedekah darah pun bisa, tidak perlu uang darah pun kita bisa sedekahkan demi kepentingan masyarakat yang membutuhkan.”
Kontribusi untuk Stok Darah Daerah
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah murni kemanusiaan, yakni memastikan ketersediaan kantong darah di rumah sakit bagi pasien yang membutuhkan.
Abdul Wahed berharap aksi ini meningkatkan kesadaran masyarakat Bangkalan bahwa kepedulian bisa diwujudkan melalui tetesan darah.
“Intinya adalah bagaimana kita bisa bermanfaat bagi masyarakat. Darah yang kita sedekahkan hari ini bukan hanya menyehatkan diri kita sendiri, tapi juga menjadi penyambung nyawa bagi orang lain,” pungkasnya.









