Sadis! Kakek di Bangkalan Disemprot Air Cabai, Pelaku Nyaris Dimassa,

SeputarDesa.Com BANGKALAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan bergerak cepat mengamankan dua pria terduga pelaku tindak pidana penganiayaan dan/atau pengancaman menggunakan senjata tajam.

Keduanya nyaris diamuk massa di kawasan Pasar Patemon, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada Senin (25/05/2026) sekira pukul 09.30 WIB.

Aksi nekat kedua terduga pelaku sempat terekam kamera hingga viral di berbagai platform media sosial dan grup percakapan WhatsApp.

Berdasarkan rekaman tersebut, korban yang merupakan seorang pria paruh baya asal Desa Poter sedang mengendarai sepeda motor. Secara mendadak, ia dipepet oleh kedua pelaku yang berboncengan motor, lalu disemprot menggunakan cairan yang diduga kuat sebagai air cabai tepat ke arah wajah dan mata.

Melihat aksi kejahatan di tempat umum tersebut, warga dan pengunjung pasar langsung bereaksi spontan melakukan pengejaran.

Situasi di lokasi kejadian sempat memanas lantaran massa yang geram mengepung kedua pelaku. Beruntung, personel kepolisian yang mendapatkan laporan segera tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan mengamankan kedua pria tersebut dari amuk massa.

Selain melakukan penyemprotan air cabai, petugas di lapangan juga mendapati bahwa kedua terduga pelaku membawa senjata tajam saat melancarkan aksinya. Informasi sementara menyebutkan, salah satu terduga pelaku merupakan warga Desa Rongdurin, Kecamatan Tanah Merah.

Anak korban, Imam, saat dikonfirmasi membenarkan insiden yang menimpa orang tuanya tersebut. Pihak keluarga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu.

“Kami berharap proses hukumnya berjalan transparan dan pelaku diproses sesuai hukum hukum yang berlaku,” ujar Imam tegas.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, membenarkan adanya penangkapan dan penanganan kasus dugaan penganiayaan tersebut.

“Iya benar Mas, silakan koordinasi lebih lanjut ke Humas ya. Saya masih ada giat,” kata AKP Hafid singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (25/05/2026) pukul 14.11 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif (BAP) oleh penyidik Satreskrim Polres Bangkalan guna mendalami motif di balik aksi penyerangan tersebut.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP. Di sisi lain, korban saat ini masih mendapatkan perawatan intensif dari tim medis akibat luka iritasi parah pada bagian wajah dan mata.

Kasi Humas Polres, Ipda Agung Intama, juga membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar Mas, untuk sementara kedua belah pihak masih dalam penanganan Satreskrim” Ungkap nya via pesan WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *