Seputardesa.Com, BANGKALAN — Prestasi membanggakan diraih Dr. C. Henry Kusumas Karyadinata, S.Pt., M.E., selaku Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Bangkalan. Ia berhasil meraih Peringkat 2 dalam ajang Proyek Perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VIII Tahun 2026 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Yogyakarta.
Capaian tersebut diraih melalui proyek perubahan bertajuk “Kebijakan Mahakarya Bangkalan: Kebijakan Selamatkan Lahannya, Pastikan Pupuknya, Mudahkan Sarana Prasarananya dan Sejahterakan Petaninya di Kabupaten Bangkalan.”
Proyek perubahan itu berfokus pada empat agenda utama, yakni perlindungan lahan pertanian, memastikan ketersediaan pupuk, mempermudah akses sarana dan prasarana pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bangkalan.
“Proyek perubahan ini kami gagas sebagai upaya menghadirkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan petani, mulai dari perlindungan lahan, kepastian pupuk, hingga kemudahan sarana dan prasarana pertanian,” ujar Dr. Henry.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Bangkalan. Karena itu, kebijakan pertanian perlu diarahkan agar memberikan kepastian dan manfaat yang lebih besar bagi petani.
“Petani harus mendapatkan kepastian dalam menjalankan usahanya. Ketika lahannya terlindungi, pupuk tersedia, sarana prasarana mudah diakses, maka produktivitas dan kesejahteraan petani diharapkan ikut meningkat,” lanjutnya.
Atas inovasi dan implementasi proyek perubahan tersebut, Dr. Henry memperoleh predikat “Sangat Memuaskan” dari tim penilai. Predikat tersebut menjadi pengakuan atas gagasan dan implementasi kebijakan yang dinilai memiliki dampak nyata serta relevan dengan kebutuhan pembangunan sektor pertanian.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar penghargaan pribadi, tetapi menjadi motivasi untuk terus mendorong inovasi di lingkungan DPPKP Kabupaten Bangkalan.
“Peringkat ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi motivasi bagi kami untuk memastikan gagasan ini dapat terus diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Bangkalan,” tegas Dr. Henry.
Melalui proyek perubahan tersebut, DPPKP Kabupaten Bangkalan diharapkan mampu memperkuat tata kelola sektor pertanian sekaligus menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan petani.
Capaian dalam PKN Tingkat II Angkatan VIII Tahun 2026 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mendorong pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani.












