Duet Jayus Salam dan Samsol Arif Pimpin Akselerasi Politik Solutif Partai Gelora di Bangkalan

Seputardesa.Con, BANGKALAN, – Dua tokoh muda potensial, Jayus Salam, S.IP, dan Samsol Arif Marla, S.I.Kom, secara resmi mengonsolidasikan kekuatan kepemimpinan sebagai Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gelora Indonesia Kabupaten Bangkalan, Sabtu (25/07/2026).

Duet kepemimpinan transformatif ini membawa visi besar untuk merombak lanskap politik lokal melalui pendekatan yang lebih taktis, profesional, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat bawah di Pulau Madura.

Membawa latar belakang keilmuan yang kuat di bidang ilmu politik dan ilmu komunikasi, Jayus dan Samsol dinilai sebagai representasi pemimpin era baru yang mampu menjembatani nilai kearifan lokal Madura dengan modernisasi pergerakan politik nasional.

Di bawah kendali keduanya, Gelora Bangkalan langsung tancap gas menetapkan empat pilar manifestonya: Adil, Peduli, Kolaboratif, Inovatif, dan Berkemajuan.

Ketua DPC Partai Gelora Bangkalan, Jayus Salam, S.IP, menegaskan komitmennya untuk memosisikan partai bukan sekadar sebagai mesin elektoral, melainkan wadah advokasi yang nyata dan melekat di hati masyarakat marjinal.

“Partai Gelora Bangkalan hadir untuk menjadi perisai dan pengayom bagi rakyat kecil. Prioritas utama saya adalah memastikan hak-hak masyarakat teradvokasi dengan baik, tanpa sedikit pun menggerus nilai-nilai religius dan adat istiadat luhur yang menjadi urat nadi kehidupan di Bangkalan,” ujar Jayus Salam.

Terkait bonus demografi, Jayus Salam kembali menggarisbawahi komitmennya untuk mendorong potensi anak muda Madura agar tidak lagi menjadi penonton di era digitalisasi global.

“Kita tidak bisa lagi mendidik pemuda dengan metode usang. Bersama tim, kami merancang program inkubasi pemuda unggul yang mandiri secara ekonomi dan siap berkompetisi di bursa kerja digital serta dunia usaha, sehingga mereka mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Samsol Arif Marla, S.I.Kom, selaku Sekretaris DPC, menekankan pentingnya modernisasi struktur internal partai serta keterbukaan informasi guna membangun kepercayaan publik terhadap instansi politik.

“Komunikasi politik yang inklusif adalah kunci. Kami di kesekretariatan memastikan bahwa Partai Gelora dikelola dengan standar yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pintu kolaborasi kami buka selebar-lebarnya bagi para akademisi, pemuda, petani, hingga nelayan untuk bersama-sama merumuskan kebijakan daerah yang solutif,” papar Samsol Arif.

Menutup keterangannya, Samsol Arif menegaskan bahwa target jangka pendek dari kepengurusan ini adalah mengeskalasi sektor perekonomian riil pedesaan dan kawasan pesisir Bangkalan melalui intervensi program nyata.

“Akselerasi ekonomi kerakyatan harus berdampak pada naik kelasnya pelaku UMKM, sektor pertanian, dan kelautan lokal. Gerakan ‘Bersama Gelora, Bangkalan Berdaya’ ini adalah panggilan kerja bersama untuk membuka lapangan pekerjaan baru seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkas Samsol Arif.

Integrasi kepemimpinan strategis antara Jayus Salam yang visioner di bidang kebijakan dan Samsol Arif yang taktis dalam komunikasi publik ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi iklim demokrasi yang lebih sehat dan berkemajuandi Kabupaten Bangkalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *