Seputardesa.Com, BANGKALAN – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, UPTD SMP Negeri 1 Tragah menghadirkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik baru tidak hanya dikenalkan pada lingkungan sekolah, guru, tenaga kependidikan, tata tertib, serta budaya sekolah, tetapi juga diajak membangun rasa percaya diri, semangat belajar, dan karakter positif. Berbagai kegiatan dirancang secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan sehingga mampu membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa tekanan.
Pelaksanaan MPLS Ramah di UPTD SMP Negeri 1 Tragah mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dr. Muhaimin, M.Pd, hadir secara langsung untuk meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan seluruh rangkaian MPLS berjalan sesuai prinsip ramah anak dan kebijakan pemerintah.
Dalam kunjungannya, Dr. Muhaimin meninjau sejumlah kegiatan, berdialog dengan guru dan peserta didik baru, serta mengamati proses pengenalan lingkungan sekolah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Tragah, Suparni, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan terhadap pelaksanaan MPLS di sekolahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan pendampingan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Kehadiran Bapak Dr. Muhaimin menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus memberikan layanan pendidikan yang ramah, aman, dan berpihak kepada peserta didik,” ujar Suparni.
Ia menambahkan, MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, tetapi menjadi momentum penting dalam membangun kesan pertama yang positif bagi peserta didik baru.
“Kami ingin setiap anak merasa diterima, dihargai, dan bahagia sejak hari pertama berada di sekolah. Ketika mereka merasa aman dan nyaman, proses belajar akan tumbuh secara alami, sehingga potensi akademik maupun karakter mereka dapat berkembang secara optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Dr. Muhaimin, M.Pd, memberikan apresiasi atas kesiapan UPTD SMP Negeri 1 Tragah dalam mengimplementasikan konsep MPLS Ramah sesuai semangat pendidikan yang berpusat pada peserta didik.
“Saya melihat seluruh rangkaian kegiatan telah dirancang dengan baik. Guru memberikan pendampingan secara humanis, peserta didik tampak antusias, dan suasana sekolah terasa hangat. Inilah wajah pendidikan yang kita harapkan, yaitu sekolah yang menjadi tempat tumbuh, belajar, dan merasa aman bagi setiap anak,” ungkap Dr. Muhaimin.
Ia juga menegaskan bahwa masa transisi dari jenjang sekolah dasar menuju sekolah menengah pertama merupakan fase penting yang membutuhkan dukungan seluruh warga sekolah.
“MPLS harus menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, membangun karakter, serta memperkenalkan budaya sekolah yang positif. Tidak boleh ada praktik perundungan ataupun kekerasan dalam bentuk apa pun. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah ini, UPTD SMP Negeri 1 Tragah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mengedepankan pembentukan karakter, kepedulian, serta kesehatan mental peserta didik.
Sinergi antara sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua diharapkan terus terjalin sehingga mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, humanis, dan berpihak pada tumbuh kembang setiap anak menuju generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing.







