SeputarDesa.Com, Bangkalan– Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan menuai kritik tajam dari orang tua siswa. Salah satu wali murid berinisial U mengungkapkan kekecewaannya setelah menemukan komponen makanan yang dianggap tidak layak konsumsi dalam paket yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bangkalan di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari.
Wali murid tersebut mengaku menemukan buah dalam kondisi busuk di dalam wadah mika yang seharusnya menjadi asupan nutrisi tambahan bagi anaknya.
“Sangat mengecewakan. Buah yang seharusnya memberikan gizi bagus malah busuk dan tidak bisa dikonsumsi lagi,” tegas U saat memberikan keterangan, Pada Jum’at (20/02/2026).
Ia juga mempertanyakan profesionalisme pengelolaan dapur SPPG Polres Bangkalan. Menurutnya, jika dapur yang dikelola yayasan sebesar Kemala Bhayangkari saja bisa kecolongan, bagaimana dengan kualitas dapur penyedia lainnya.
U mendesak adanya evaluasi terkait kepatuhan terhadap aturan penyajian makanan yang sehat dan layak bagi siswa.
Merespons keluhan tersebut, Darul selaku perwakilan SPPI Yayasan Kemala Bhayangkari memberikan klarifikasi. Ia mengakui bahwa menu tersebut berasal dari dapur mereka yang didistribusikan pada periode 13-14 Februari 2026.
“Iya, ini memang menu dari dapur kami untuk hari Jumat minggu lalu,” ujar Darul.
Ia menjelaskan bahwa saat ini beban distribusi dapur memang cukup besar. SPPG tersebut melayani total 22 lembaga pendidikan dan 9 Posyandu dengan total sasaran mencapai 2.451 orang, termasuk tenaga pendidik dan kader.
Pihak yayasan menjelaskan bahwa distribusi dilakukan secara bertahap setiap minggunya, mulai dari kapasitas 1.000 hingga kini mendekati kapasitas penuh.
“Kami melayani kapasitas penuh di minggu ketiga atau keempat ini,” tambahnya.
Meskipun telah ada pengakuan, insiden ini menambah deretan catatan terkait kualitas menu MBG di Bangkalan yang sebelumnya sempat dipantau ketat oleh Satgas setempat guna menghindari risiko kesehatan bagi para penerima manfaat.(**)











